Curhat Bos Jepang Tentang Kegaduhan karena Ahok

70abi-abi-damai

Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tanggal 4 Januari, saya kedatangan tamu jauh-jauh dari Tokyo ke rumah saya di Gifu. Sebagai gambaran, Tokyo-Gifu itu berjarak 369.3 km, jika naik Shinkansen dengan kecepatan 283 km/jam butuh waktu sekitar 2 jam. Tamu saya tersebut datang dengan mengajak kedua mertua dan istrinya. Sebenarnya dia kebetulan di Jepang untuk merayakan tahun baru bersama keluarga. Dia lebih banyak menghabiskan waktunya di Jakarta.
Tamu saya tersebut adalah bos perusahaan di Jakarta. Memiliki karyawan lebih dari 150 orang, dengan klien perusahaan Jepang yang sedang melakukan dan yang akan membangun bisnis di Indonesia lebih dari 100 perusahaan. Tujuannya main kerumah untuk ngobrol santai menjalin silaturahim.
Dia terpaksa meliburkan karyawannya dua kali yaitu pada aksi damai #411 dan #212. Yang membuat saya kagum adalah kacamata pandangnya khas orang Jepang. Dia tidak menyampaikan kebencian pada peserta aksi. Dia melihat aksi itu timbul pasti ada penyebabnya. Dia mengerti bahwa aksi tersebut timbul karena Ahok meninstakan Al Quran.
Melihat istrinya “melongo”, dia menjelaskan perihal apa yang sudah dilakukan Ahok yang sudah memicu kemarahan banyak muslim Indonesia. Bahwa Ahok sebagai gubernur DKI mengatakan jangan mau dibodohi dengan Al Qur’an terkait dilarangnya memilih pemimpin non Islam bagi orang Islam. Padalah Al Quran tersebut adalah kitab suci agama Islam. Dia juga paham bahwa larangan tersebut hanya berlaku di tempat dimana umat Islam adalah mayoritas. Dia sangat menyayangkan kenapa Ahok harus melakukan itu, yang dampaknya menimbulkan kemarahan banyak orang. Sangat berbahaya jika orang seperti itu membuat kegaduhan terus. Kegiatan atau bisnis orang bisa terganggu.

**Perlu dicatat bahwa saya tidak memulai pembicangan tentang Ahok. Dia sendiri yang tiba-tiba membuka pembicaraan tentang aksi damai menuntut Ahok dipenjara. Dan dia juga tidak tahu saya di posisi pro atau kontra dengan aksi damai atau ahok. Tapi dengan spontannya dia ngobrol tentang Ahok.

——-

Melihat kondisi sekarang, dimana Ahok terus menujukkan kepongahannya dan membuat kegaduhan dengan tindakan atau ucapan kontroversinya, sangatlah berbahaya bila terus dibiarkan. Kerukunan suku dan umat beragama bisa terus tercabik. Kesalahan satu orang bisa memicu kerusuhan masal karena beberapa pihak pasti akan men.genalisir kesalahan satu orang itu ke kesalahan semua orang yang sesuku dengannya.
Pemerintah sibuk menyedot asap, tapi tidak mau mematikan api. Padahal dengan dimatikan apinya, asap akan hilang dengan sendirinya. Sumber kegaduhan sudah jelas, bukannya menghilangkan sumber, eh malah sibuk meredam kegaduhan dengan cara macem-macem.
Semoga Alloh melindungi Indonesia dari perpecahan dan pemimpin yang tidak adil. Aminnn

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s